Masih teringat di kepala saya, ketika pertama kali saya menonton sebuah serial asal jepang ini. waktu itu kalender di rumah menunjukkan angka 10 Januari 2008. saya menghabiskan dua hari penuh untuk menyelesaikannya.
awalnya saya pikir saya akan menonton kisah percintaan klasik selayaknya yang sering saya tonton dari kebanyakan film. Kalau bukan cinta segi tiga, ya cinta segi empat, dengan latar belakang masa sekolah atau kuliah. seperti itulaa... dari dulu hingga sekarang tak banyak yang berubah. karena memang pangsa pasarnya anak remaja usia SMA.
namun setelah saya telisik, kisah cinta segi tiga ini dibalut dengan nuansa yang berbeda dari pikiran saya sebelumnya. Dengan mengambil tema "kembali ke masa lampau", kisah ini lumayan menggigit juga. Apalagi dengan akhir cerita yang tidak bisa ditebak dan terkesan menggantung, namun cukup membuat penontonnya puas dan terbayang-bayang hingga ke dunia nyata.
Cerita dimulai dari kisah persahabatan antara dua insan manusia sejak mereka duduk di bangku SD, yang lelaki bernama Ken dan yang perempuan bernama Rei. Rei adalah murid pindahan di SD tersebut. Persahabatan mereka berlanjut hingga mereka memasuki masa SMP. Di masa itu, mulai timbul percikan-percikan cinta diantara mereka, namun yaa... namanya juga sahabat, mereka belum mengakui karena memang belum menyadari perasaan yang mereka punya untuk sahabatnya tersebut.
semua itu terus berlanjut hingga akhirnya Rei memutuskan untuk menikah. Tentu dengan pria lain. Barulah penyesalan itu muncul di benak Ken. Nah... treeenggg... tiba-tiba ada seorang peri yang berbaik hati menawarkan kepada Ken untuk kembali ke masa lampau. Tujuannya apa lagi kalau bukan untuk memperbaiki masa lalu atau lebih tepatnya "mengulang" masa lalu dan mengubah masa depan. Namun, seperti yang digambarkan di serial tersebut, apapun usaha yang Ken lakukan, hasilnya tetap nihil.
Keadaan tak berubah, Rei tetap menikah dengan pria itu.
Ada satu pertanyaan mengganjal yang hadir di hati saya mengenai ending serial ini. Bo... ko akhirnya begono..?? Namun setelah dipikir-pikir, karena memang yang menjadi fokus cerita ini bukanlah kisah percintaan tragis dua orang sahabat yang saling gengsian, melainkan pelajarannya atau maksud inti sari dari kisah ini sendiri yang terkadang luput dari perhatian penontonnya (termasuk saya). Apa coba..??
Untuk menjawab pertanyaan diatas, ada satu kutipan perkataan sang peri yang sungguh menggugah hati dan sungguh pas sekali mendeskripsikan inti sari dari kisah proposal daisakusen...
"Menatap masa depan walaupun perih, masih jauh lebih baik dari menangisi keadaan susah di masa lalu"
Hikmah lain yang dapat dipetik dari serial ini adalah :
1. Jangan pernah menghindari hal-hal yang sulit, yang siapa tahu, bisa membawa kita menuju ke kesuksesan
2. Jangan pernah menangisi kemalangan yang terjadi , seakan-akan kita orang paling malang di dunia, karena akan selalu ada pelajaran di balik kemalangan, kalau kita mau menelisik lebih jauh... dan.... akan ada kejutan yang menanti di akhir kemalangan. percaya aja kalau setiap kejadian yang terjadi di hidup manusia pasti ada ujungnya.
"Tiada kekaguman dari orang yang kehilangan keanggunannya" -Abraham Lincoln
3. Ingat ketika berusaha, jangan pernah menyesal, karena walau hasilnya "null" sekalipun, namun setidaknya tidak ada yang perlu disesali kemudian
"berusahalah karena kau tidak akan rugi apapun" -peri
4. Nah, yang terakhir jangan lupa akan faktor X alias doa. terkadang kita lupa akan hal-hal yang mungkin untuk sebagian orang remeh, namun siapa sih yang menentukan hasil dari kerja keras kita kalau bukan Tuhan...?
Dari skala satu ampe lima, serial ini saya kasih lima bintang. Ide yang sarat akan makna, plot cerita yang mengalir dengan sungguh nyaman, hentakan-hentakan kejutan yang tiada henti tiap episodenya, tema cerita yang tidak umum, pemeran yang memerankan dengan amat dalam dan bagus (seolah-olah menempel dengan tubuh pemerannya), serta klimaks yang mempesona; membuat saya sungguh jatuh cinta terhadap serial ini.
Kembali lagi pada akhir kisah Proposal Daisakusen...
Ada kejutan yang diselipkan di sepuluh menit terakhir di episode paling bontot. Ternyata kenyataan didepan mata tak seburuk yang dikira. what a surprise.. Apa itu..?? silahkan tonton saja sendiri...
awalnya saya pikir saya akan menonton kisah percintaan klasik selayaknya yang sering saya tonton dari kebanyakan film. Kalau bukan cinta segi tiga, ya cinta segi empat, dengan latar belakang masa sekolah atau kuliah. seperti itulaa... dari dulu hingga sekarang tak banyak yang berubah. karena memang pangsa pasarnya anak remaja usia SMA.
namun setelah saya telisik, kisah cinta segi tiga ini dibalut dengan nuansa yang berbeda dari pikiran saya sebelumnya. Dengan mengambil tema "kembali ke masa lampau", kisah ini lumayan menggigit juga. Apalagi dengan akhir cerita yang tidak bisa ditebak dan terkesan menggantung, namun cukup membuat penontonnya puas dan terbayang-bayang hingga ke dunia nyata.
Cerita dimulai dari kisah persahabatan antara dua insan manusia sejak mereka duduk di bangku SD, yang lelaki bernama Ken dan yang perempuan bernama Rei. Rei adalah murid pindahan di SD tersebut. Persahabatan mereka berlanjut hingga mereka memasuki masa SMP. Di masa itu, mulai timbul percikan-percikan cinta diantara mereka, namun yaa... namanya juga sahabat, mereka belum mengakui karena memang belum menyadari perasaan yang mereka punya untuk sahabatnya tersebut.
semua itu terus berlanjut hingga akhirnya Rei memutuskan untuk menikah. Tentu dengan pria lain. Barulah penyesalan itu muncul di benak Ken. Nah... treeenggg... tiba-tiba ada seorang peri yang berbaik hati menawarkan kepada Ken untuk kembali ke masa lampau. Tujuannya apa lagi kalau bukan untuk memperbaiki masa lalu atau lebih tepatnya "mengulang" masa lalu dan mengubah masa depan. Namun, seperti yang digambarkan di serial tersebut, apapun usaha yang Ken lakukan, hasilnya tetap nihil.
Keadaan tak berubah, Rei tetap menikah dengan pria itu.
Ada satu pertanyaan mengganjal yang hadir di hati saya mengenai ending serial ini. Bo... ko akhirnya begono..?? Namun setelah dipikir-pikir, karena memang yang menjadi fokus cerita ini bukanlah kisah percintaan tragis dua orang sahabat yang saling gengsian, melainkan pelajarannya atau maksud inti sari dari kisah ini sendiri yang terkadang luput dari perhatian penontonnya (termasuk saya). Apa coba..??
Untuk menjawab pertanyaan diatas, ada satu kutipan perkataan sang peri yang sungguh menggugah hati dan sungguh pas sekali mendeskripsikan inti sari dari kisah proposal daisakusen...
"Menatap masa depan walaupun perih, masih jauh lebih baik dari menangisi keadaan susah di masa lalu"
Hikmah lain yang dapat dipetik dari serial ini adalah :
1. Jangan pernah menghindari hal-hal yang sulit, yang siapa tahu, bisa membawa kita menuju ke kesuksesan
2. Jangan pernah menangisi kemalangan yang terjadi , seakan-akan kita orang paling malang di dunia, karena akan selalu ada pelajaran di balik kemalangan, kalau kita mau menelisik lebih jauh... dan.... akan ada kejutan yang menanti di akhir kemalangan. percaya aja kalau setiap kejadian yang terjadi di hidup manusia pasti ada ujungnya.
"Tiada kekaguman dari orang yang kehilangan keanggunannya" -Abraham Lincoln
3. Ingat ketika berusaha, jangan pernah menyesal, karena walau hasilnya "null" sekalipun, namun setidaknya tidak ada yang perlu disesali kemudian
"berusahalah karena kau tidak akan rugi apapun" -peri
4. Nah, yang terakhir jangan lupa akan faktor X alias doa. terkadang kita lupa akan hal-hal yang mungkin untuk sebagian orang remeh, namun siapa sih yang menentukan hasil dari kerja keras kita kalau bukan Tuhan...?
Dari skala satu ampe lima, serial ini saya kasih lima bintang. Ide yang sarat akan makna, plot cerita yang mengalir dengan sungguh nyaman, hentakan-hentakan kejutan yang tiada henti tiap episodenya, tema cerita yang tidak umum, pemeran yang memerankan dengan amat dalam dan bagus (seolah-olah menempel dengan tubuh pemerannya), serta klimaks yang mempesona; membuat saya sungguh jatuh cinta terhadap serial ini.
Kembali lagi pada akhir kisah Proposal Daisakusen...
Ada kejutan yang diselipkan di sepuluh menit terakhir di episode paling bontot. Ternyata kenyataan didepan mata tak seburuk yang dikira. what a surprise.. Apa itu..?? silahkan tonton saja sendiri...
Tambahin....
BalasHapusJangan pernah menunda untuk melakukan perbuatan positif yang kita suka.
Mmg mau segimanapun yah ternyata ga jodoh yah...
BalasHapusMudah2an bisa ketemu, probably in another universe we'd be together.. :)
see you again my blog. It was really nice to see you again, reading you gave me many insights.. i cherish every moment with him in the past through you, dear blog. Which i didnt have the real one though. Yes We never met. I had so many questions before that i never asked to him since at that time it was too embarassing, and was too afraid to know that i wasnt his crush. Hahahahaha. But now i think i should let the memories be free. Aku ikhlas. Mudah2an kita sama2 bahagia ya. :)